5 Tips Terbaik untuk Merekrut Kandidat Potensial

Avatar Elisa Amany 20 September 2023

Merekrut kandidat potensial tidak hanya ditujukan untuk mengisi posisi kosong dalam perusahaan, tetapi juga sebagai cara untuk mengurangi pengeluaran dan membawa keuntungan jangka panjang untuk kesuksesan perusahaan. Kandidat potensial juga seringkali membawa ide-ide dan energi baru bagi perusahaan, sehingga produktivitas meningkat dan tercipta suasana kerja yang positif. 

Untuk mencari kandidat potensial, kenali ciri-cirinya dengan baik serta gunakan tips untuk merekrut kandidat tersebut yang dapat Anda simak pada ulasan berikut. 

1. Ciri-ciri Kandidat Potensial

Terdapat berbagai ciri-ciri atau sifat yang dimiliki oleh kandidat potensial. Walaupun jenis pekerjaannya berbeda-beda, berikut adalah berbagai sifat yang penting untuk Anda perhatikan:

1. Mampu Bekerja Sama dalam Tim 

Sebagian besar pekerjaan memerlukan kemampuan untuk bekerja sama dalam tim sebagai salah satu kriteria utama. Bahkan kerja sama masih sangat diperlukan dalam profesi seperti akuntansi atau pengembang perangkat lunak, terutama dalam hal kontribusi dan menerima masukan dari rekan-rekan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mencari kandidat dengan kemampuan kerja sama yang baik.

2. Kemauan untuk Terus Belajar

Dengan terus berkembangnya teknologi dan pengetahuan yang membuat dunia perusahaan berubah secara berkelanjutan, individu perlu untuk terus memiliki kemampuan belajar sepanjang hidup.

Kandidat yang potensial harus memiliki kemauan dan kemampuan untuk terus belajar. Mereka tidak hanya diharapkan untuk menguasai keterampilan baru, tetapi juga untuk terus tumbuh dan berkembang baik sebagai profesional maupun sebagai individu. Kemampuan dalam beradaptasi pun merupakan aspek penting terkait kemauan untuk terus belajar.

3. Keterampilan dalam Berkomunikasi

Keterampilan dalam berkomunikasi tidak hanya mencakup kemampuan berbicara dengan baik, tetapi juga melibatkan kemampuan untuk mengkomunikasikan pesan secara efektif, baik secara lisan maupun tertulis, dan memiliki kemampuan untuk memahami pesan dari individu lain dengan bertanya secara bijak. 

Keterampilan berkomunikasi merupakan hal yang penting, sebab jika karyawan kesulitan dalam berkomunikasi, hal ini berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap produktivitas karyawan tersebut. 

4. Motivasi Diri

Motivasi diri adalah dorongan internal yang akan memacu individu untuk bekerja dengan penuh semangat dan dedikasi, terlepas dari imbalan yang diterima. Hal ini melibatkan kesenangan dalam menjalankan tugas yang menjadi sumber kekuatan untuk memotivasi diri dengan mengupayakan yang terbaik.

5. Kesesuaian dengan Budaya

Kesesuaian dengan budaya merujuk pada pemahaman serta penerimaan terhadap lingkungan dan aturan yang berlaku di tempat kerja, termasuk aspek seperti penataan ruangan dan aturan berpakaian. Penting untuk diperhatikan bahwa setiap tim memiliki kesesuaian budaya yang berbeda.

Untuk itu, Anda perlu berkomunikasi dengan rekan-rekan satu tim guna menyatukan pemaknaan kesesuaian budaya dalam tim dan menentukan unsur-unsur atau nilai-nilai spesifik yang relevan.

2. Tips untuk Merekrut Kandidat Potensial

Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda terapkan untuk mencari kandidat potensial:

1. Optimalkan Proses Seleksi Karyawan

Efisiensi dalam proses rekrutmen perlu ditingkatkan untuk mendapatkan karyawan yang berkualitas. Sebaiknya hindari penggunaan strategi dalam wawancara yang membingungkan kandidat dan lebih berfokus untuk mengumpulkan informasi yang relevan mengenai kandidat. Informasi tersebut meliputi kualifikasi, pengetahuan, pengalaman, kemampuan sosial, dan kemampuan belajar mereka.

2. Adakan Beberapa Sesi Wawancara

Setelah mengenali beberapa kandidat yang potensial, susun serangkaian wawancara untuk setiap kandidat. Tindakan ini akan memudahkan Anda dalam menilai dan memilih kandidat yang paling sesuai dengan perusahaan Anda secara lebih akurat.

3. Ikut sertakan Berbagai Pihak

Melibatkan berbagai pihak dalam proses rekrutmen, seperti manajer perekrutan, departemen HR, supervisor langsung, dan pemilik perusahaan, dapat menambah perspektif dalam diskusi dan membantu memilih kandidat yang lebih cocok, sehingga meningkatkan kualitas keputusan rekrutmen.

4. Cari Kandidat Pasif

Kandidat pasif adalah individu yang saat ini sudah bekerja dan tidak sedang aktif mencari pekerjaan baru. Biasanya, karyawan-karyawan seperti ini memiliki kualifikasi yang sangat baik dan cocok untuk posisi yang sedang Anda cari. Hal ini dikarenakan kandidat pasif cenderung memiliki kemampuan yang sangat baik dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.

Untuk menemukan kandidat pasif, Anda dapat mencari serta menghubunginya secara pribadi melalui platform media sosial profesional. Dengan melakukan hal tersebut, ini akan menunjukkan bahwa Anda benar-benar memiliki minat terhadap bakat mereka. Selain itu, calon karyawan juga akan lebih mungkin tertarik dengan tawaran yang Anda ajukan.

5. Beri Cukup Waktu

Sebaiknya, hindari sikap tergesa-gesa untuk mengisi posisi yang kosong. Penting untuk melakukan proses seleksi yang teliti dan mendalam agar dapat menemukan individu yang memiliki kompetensi dan nilai-nilai yang sejalan dengan budaya perusahaan, sehingga dapat memberikan kontribusi positif dalam jangka panjang.

Demikian ciri-ciri kandidat potensial serta tips terkait perekrutan yang dapat membantu Anda untuk menemukan kandidat yang sesuai. Menemukan kandidat yang potensial dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan produktivitas, inovasi, dan kreativitas, serta mengurangi biaya perekrutan jangka panjang.

Kunjungi website kami untuk mendapatkan berbagai insight menarik seputar kerja dan bisnis yang mendukung perjalanan Anda untuk terus berkembang.

Related Posts